Selamat tidur sayang, aku akan selalu mengamini setiap doa-doa mu,membiarkan mu terlelap dengan tenang, dan berharap didalam mimpimu hadirku mengobati kerinduan kita.
Akhirnya aku sendiri tidak tahu harus bagaimana, terkadang perasaan yang seharusnya tidak muncul, malah selalu membayangiku. Entah karna sesuatu yang sekarang dan dulu yang masih saling berhubungan, atau karna hal lain. Namun, ini sangat menggangguku. Sekarang giliran, kamu yang begitu tulus kepadaku. Bukan aku sekarang berbeda. Aku tetap aku, yang pada dasarnya lebih suka memberi daripada menerima, memanjakan daripada dimanjakan, dan selalu ingin menjadi orang yang bisa diandalkan dalam setiap waktu dan kesempatan. Tapi, kali ini aku kalah tulus dengan mu, kalah baik, dan kalah besar menyayangimu. Walaupun begitu, kamu tahu, dan pastinya kamu merasakan kasih sayangku yang selalu ingin aku curahkan kepadamu. Mungkin, ya mungkin saja, karena sekarang aku mulai tidak begitu menggebu-gebu. Atau karna trauma dalam bercinta membuatku terkadang cuek?
Terlepas dari semua prasangka ku terhadap diriku sendiri diatas, memang akhir-akhir ini aku mulai disibukkan dengan usaha yang akan aku rintis, insyaallah bulan desember atau januari. Sedikit banyaknya menyita perhatian dan pikiranku. Tentu saja, kita tidak mungkin berada pada titik ini terus menerus dimana titik ini bukanlah akhir dari perjalanan hidup. Di umurku yang 28 tahun ini, sebenarnya masih banyak cita yang ingin aku gapai, begitupun kamu yang masih sangat muda, masih begitu panjang perjalananmu. Masa depan , bukannya ditangan kita masing2?
Sayangku, malam ini aku merasa diammu diamku merupakan refleksi dari kekecewaan, bukan masalah besar sebenarnya, tapi hal kecil yang selalu dibiarkan tentunya suatu hari akan menjadi bom waktu yang siap meledak. Aku tidak ingin hal itu terjadi. Aku memang selalu menyebalkan dan terkadang cuek, tapi itu bukan berarti aku tidak merindukanmu. Setiap saat aku mengingatmu. Haruskah aku mengatakannya kepada dunia tentang hal itu? Terkadang aku tertutup dan malu untuk sedikit terbuka di depan yang lain, terkadang aku masa bodoh. Aku harap kamu memakluminya sayang.
untukmu yang selalu setia, fau_Selamat tidur sayang, aku akan selalu mengamini setiap doa-doa mu, membiarkan mu terlelap dengan tenang, dan berharap didalam mimpimu hadirku mengobati kerinduan kita. Ketulusanmu yang begitu besar selalu membuatku iri, aku ingin melebihinya, lebih mencintaimu dengan tulus. Selalu berharap cinta yang aku miliki sekarang bukan cinta yang egois seperti dulu.

Ahhhh akhirnya update juga nih rumah hihihihi
BalasHapus